RENUNGAN


" J A G A L A H    H A T I MU "
(AMSAL 4 : 20 – 27)

         Dewasa ini orang pada umumnya beranggapan bahwa kepala dan otak adalah pusat dan pengatur kegiatan manusia. Tapi Alkitab menyatakan bahwa :Hatilah Pusat Kegiatan.Mengapa? Ams 4:23 berkata: “ Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan karena dari situlah terpancar Kehidupan”.Band Luk 6:45 “Karena yang diucapkan mulutnya meluap dari hatinya”. Berdasarkan pemahaman inilah, maka hati dapat dilihat sebagai yang berisi seluruh Pikiran, Perasaan/emosi  dan Kehendak/kemauan dari seseorang. 
Dibawah ini kita melihat secara Alkitabiah penjelasan tentang Hati yang dapat dilihat sebagai berisi seluruh pikiran, perasaan dan Kehendak, adalah sbb:
  1. Hati adalah pusat intelek. Dalam Amsal 4:1-4 dikatakan:” Dengarkanlah,hai anak-anak,didikan seorang ayah.Salomo sebagai seorang ayah telah belajar tentang jalan-2 Allah dari ayahnya dan kinmi ia harus meneruskan ajaran itu kepada anak-anaknya.jadi pengajaran harus dimulai dari orang tua yang menjadi teladan dirumah dan bukan mengalihkan tanggung jawab secara menyeluruh kepada program sekolah atau gereja(Band ul 6:7).Dalam Ams 4:5 “Perolehan hikmat,Perolehan Pengertian” berbicara tentang  Hikmat Allah adalah penting untuk hidup yang berguna dan saleh.Hikmat ini disalurkan melalui dua jalur yaitu: pertama,  Pendidikan.melalui pendidikan seseorang mengalami perubahan rohani yang mencakup hal berbalik dari kejahatan menuju pada pengenalan akan Allah.sehingga  hubungan pribadi dengan Allah menjadi langkah pertama dalam memperoleh hikmat sejati. Orang percaya harus takut akan Allah dan membenci kejahatan.Yang kedua, melalui pengabdian.Hikmat adalah untuk orang yang mengerti nilainya sehingga ia mencarinya dengan tekun, setia dan tidak meninggalkannya(ams 4:6,8).Orang yang bijaksana belajar dari ajaran Firman Tuhan dan didikan Allah yaitu menerima perintah Allah dan mendengarkan nasihat rohani orang tua dan sesama serta menghargai hikmat itu lebih daripada perak, emas dan batu permata(Band Ams 3:14-15) 
  2. Hati adalah pusat perasaan.Ams 17:22 “Hati yang gembira adalah obat yang manjur tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang”Band Yeremia 15:16 “Apabila aku bertemu dengan perkataan-2Mu, maka aku menikmatinya;FirmanMu itu menjadi KEGIRANGAN  bagiku  dan menjadi KESUKAAN hatiku,sebab namaMu telah diserukan atasku,ya Tuhan Allah semesta alam”.kedua ayat ini hendak menjelaskan dua hal mendasar yaitu: pertama, Setiap orang yang hidup takut Tuhan harus mengasihi Firman Tuhan.dia tidak akan pernah bosan dan jenuh untuk selalu berada dalam persekutuan bila Firman itu dipercakapkan.Sebab justru Firman itu menjadi sumber sukacita.sumber Damai sejahtera, sumber Kegembiraan baginya. Salah satu tanda yang pasti  bahwa kita ini adalah anak-anak Allah adalah kasih yang kuat akan Firman Allah yang diilhamkan.yang kedua, hidup selalu diwaspadai dengan menimbang atau menyaring segala sesuatu  dengan kebenaran Firman Tuhan.Sehingga  ketaatan lahir tanpa ada keinginan dalam hati untuk melayani Allah adalah kemunafikan yang sangat dikecam oleh Tuhan Yesus Kristus (Band Mat 23:13-28)
  3. Hati adalah Pusat Kehendak manusia.Ketika Adam dan Hawa memilih untuk menuruti godaan iblis dan makan dari pohon pengetahuan baik dan buruk, keputusan mereka itu secara drastis mempengaruhi hati manusia,dimana  hati dipenuhi kejahatan. Karena itu dalam kesaksian Yeremia  17:9 “Betapa liciknya hati,lebih licik daripada segala sesuatu, hatinya sudah membatu(Versi Inggris NIV tidak dapat disembuhkan lagi),siapakah yang dapat mengetahuinya?artinya bahwa hati yang menyerahkan diri untuk melalukan kejahatan akan menghadapi resiko akan menjadi keras.Orang yang terus menerus menolak untuk mendengarkan Firman  Tuhan dan menaati yang diperintahkanNya, dan sebagai gantinya menuruti keinginan-2 jahat hatinya, maka akan menemukan bahwa Allah akhirnya akan mengeraskan hatinya sehingga mereka akan kehilangan segala kepekaan kepada Firman Allah dan keinginan Roh Kudus(Band Ibrani 3:8,12-13)Karena itu Yesus berkata bahwa yang menjadikan seorang najis dihadapan Allah bukanlah kelalaiannya dalam mematuhi hukum seremonial tertentu, melainkan kesediaan untuk mendengarkan kecenderungan2 fasik yang tertanam didalam hati seperti:Segala pikiran
  jahat,percabulan,pencurian,pembunuhan,perzinahan,keserakahan,kelicikan,hawa  nafsu,irihati,hujat,kesombongan dan kebebalan”(Mark 7:21-22).karena itu jawaban Allah terhadap dosa didalam hati manusia adalah PEMBAHARUAN YANG DIMULAI DARI HATI.(Band I Kor 3:16 dan 6:19-20)         

Tidak ada komentar:

Posting Komentar