" J A G A L A H H A T I MU "
(AMSAL 4 : 20 – 27)
Dibawah ini kita melihat secara Alkitabiah
penjelasan tentang Hati yang dapat dilihat sebagai berisi seluruh pikiran,
perasaan dan Kehendak, adalah sbb:
- Hati adalah pusat intelek. Dalam Amsal 4:1-4 dikatakan:” Dengarkanlah,hai anak-anak,didikan seorang ayah.Salomo sebagai seorang ayah telah belajar tentang jalan-2 Allah dari ayahnya dan kinmi ia harus meneruskan ajaran itu kepada anak-anaknya.jadi pengajaran harus dimulai dari orang tua yang menjadi teladan dirumah dan bukan mengalihkan tanggung jawab secara menyeluruh kepada program sekolah atau gereja(Band ul 6:7).Dalam Ams 4:5 “Perolehan hikmat,Perolehan Pengertian” berbicara tentang Hikmat Allah adalah penting untuk hidup yang berguna dan saleh.Hikmat ini disalurkan melalui dua jalur yaitu: pertama, Pendidikan.melalui pendidikan seseorang mengalami perubahan rohani yang mencakup hal berbalik dari kejahatan menuju pada pengenalan akan Allah.sehingga hubungan pribadi dengan Allah menjadi langkah pertama dalam memperoleh hikmat sejati. Orang percaya harus takut akan Allah dan membenci kejahatan.Yang kedua, melalui pengabdian.Hikmat adalah untuk orang yang mengerti nilainya sehingga ia mencarinya dengan tekun, setia dan tidak meninggalkannya(ams 4:6,8).Orang yang bijaksana belajar dari ajaran Firman Tuhan dan didikan Allah yaitu menerima perintah Allah dan mendengarkan nasihat rohani orang tua dan sesama serta menghargai hikmat itu lebih daripada perak, emas dan batu permata(Band Ams 3:14-15)
- Hati adalah pusat perasaan.Ams 17:22 “Hati yang gembira adalah obat yang manjur tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang”Band Yeremia 15:16 “Apabila aku bertemu dengan perkataan-2Mu, maka aku menikmatinya;FirmanMu itu menjadi KEGIRANGAN bagiku dan menjadi KESUKAAN hatiku,sebab namaMu telah diserukan atasku,ya Tuhan Allah semesta alam”.kedua ayat ini hendak menjelaskan dua hal mendasar yaitu: pertama, Setiap orang yang hidup takut Tuhan harus mengasihi Firman Tuhan.dia tidak akan pernah bosan dan jenuh untuk selalu berada dalam persekutuan bila Firman itu dipercakapkan.Sebab justru Firman itu menjadi sumber sukacita.sumber Damai sejahtera, sumber Kegembiraan baginya. Salah satu tanda yang pasti bahwa kita ini adalah anak-anak Allah adalah kasih yang kuat akan Firman Allah yang diilhamkan.yang kedua, hidup selalu diwaspadai dengan menimbang atau menyaring segala sesuatu dengan kebenaran Firman Tuhan.Sehingga ketaatan lahir tanpa ada keinginan dalam hati untuk melayani Allah adalah kemunafikan yang sangat dikecam oleh Tuhan Yesus Kristus (Band Mat 23:13-28)
- Hati adalah Pusat Kehendak manusia.Ketika Adam dan Hawa memilih untuk menuruti godaan iblis dan makan dari pohon pengetahuan baik dan buruk, keputusan mereka itu secara drastis mempengaruhi hati manusia,dimana hati dipenuhi kejahatan. Karena itu dalam kesaksian Yeremia 17:9 “Betapa liciknya hati,lebih licik daripada segala sesuatu, hatinya sudah membatu(Versi Inggris NIV tidak dapat disembuhkan lagi),siapakah yang dapat mengetahuinya?artinya bahwa hati yang menyerahkan diri untuk melalukan kejahatan akan menghadapi resiko akan menjadi keras.Orang yang terus menerus menolak untuk mendengarkan Firman Tuhan dan menaati yang diperintahkanNya, dan sebagai gantinya menuruti keinginan-2 jahat hatinya, maka akan menemukan bahwa Allah akhirnya akan mengeraskan hatinya sehingga mereka akan kehilangan segala kepekaan kepada Firman Allah dan keinginan Roh Kudus(Band Ibrani 3:8,12-13)Karena itu Yesus berkata bahwa yang menjadikan seorang najis dihadapan Allah bukanlah kelalaiannya dalam mematuhi hukum seremonial tertentu, melainkan kesediaan untuk mendengarkan kecenderungan2 fasik yang tertanam didalam hati seperti:Segala pikiran
jahat,percabulan,pencurian,pembunuhan,perzinahan,keserakahan,kelicikan,hawa
nafsu,irihati,hujat,kesombongan dan kebebalan”(Mark 7:21-22).karena itu jawaban
Allah terhadap dosa didalam hati manusia adalah PEMBAHARUAN YANG DIMULAI DARI
HATI.(Band I Kor 3:16 dan 6:19-20)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar